Senin, 15 April 2019

MAKALAH ANALISIS SIAKAD MENGGUNAKAN METODE PIECES KLOMPOK 4


MAKALAH
ANALISA SIAKAD UNIPDU
MENGGUNAKAN METODE PIECES

Di Ajukan Untuk Memenuhi Tugas Ulangan Tengah Semester
Mata Kuliah Pengembangan Dan Implementasi SI
Dosen Pembimbing : Endang Kurniawan, S.Kom, M.M, M.Kom



Disusun Oleh :


1.      M. Luthfi Abrori                             (NIM : 4117083)
2.      Gunawan Andriyanto                    (NIM : 4117024)
3.      Suryo Bagus Suseno                       (NIM : 4117017)
4.      M. Yusuf Prasetyo                          (NIM : 4117071)


FAKULTAS SAINTEK PRODI SISTEM INFORMASI
UNIVERSITAS PESANTREN TINGGI DARUL ‘ULUM JOMBANG
2019

Kamis, 14 Maret 2019

7 Sebab Dosa Syirik adalah Dosa Besar Paling Besar

tujuh sebab dosa syirik adalah dosa besar paling besar

Kenapa dosa perbuatan Syirik menjadi dosa yang paling besar? Dan kenapa pula dosa Syirik atau menyekutukan Allah menjadi dosa yang tidak akan diampuni oleh Allah Subhanahu Wa Ta'ala sebelum pelakunya benar-benar bertobat dan tidak akan mengulanginya lagi?

Mari kita sebelumnya memahami arti kata Syirik dari bahasa Al-Syirku yang bermakna menjadikan sekutu, maksudnya adalah menjadikan seseorang sekutu bagi selainnya.  Definisi lainnya adalah menjadikan sekutu atau tandingan Allah Subhanahu Wa Ta'ala dalam Rububiyah,dalam ibadah atau penetapan nama maupun sifat dan adapula yang mendefinisikan menyamakan selain Allah dengan Allah dalam perkara yang menjadi kekhususan bagi Allah. Maksudnya dalam rububiyah, uluhiyah, atau asma’ wa shifat






Gambaran lainya adalah seseorang yang berdoa atau memohon sesuatu kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala tapi juga memohon kepada selain-Nya, misalnya benda pusaka, benda mati dan lain sebagainya atau sesorang yang melakukan ibadah kepada Allah tapi juga kepada selain Allah Subhanahu Wa Ta'ala seperti bernadzar, rasa takut, berharap dan juga mencintai.

Nah! seperti definisi yang disebutkan diatas serta bahwa dosa Syirik menjadi dosa yang paling besar dan tidak akan diampuni oleh Allah Subhanahu Wa Ta'ala, berikut ini penyebabnya :

Satu,
karena syirik adalah menyamakan Allah Subhanahu Wa Ta'ala sebagai sang Khalik dengan seseorang (makhlukNya) yang demikian itu merupakan sebuah kezaliman yang sangat besar karena menempatkan sesuatu pada selain tempatnya, seperti Firmal Allah dalam QS Luqman 13:

وَإِذْ قَالَ لُقْمَانُ لِابْنِهِ وَهُوَ يَعِظُهُ يَا بُنَيَّ لَا تُشْرِكْ بِاللَّهِ ۖ إِنَّ الشِّرْكَ لَظُلْمٌ عَظِيمٌ

Dan (ingatlah) ketika Luqman berkata kepada anaknya, di waktu ia memberi pelajaran kepadanya: “Hai anakku, janganlah kamu mempersekutukan Allah, sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kezaliman yang besar”

Dzalim adalah sama halnya dengan meletakkan sesuatu yang bukan pada tempatnya. Seseorang yang beribadah kepada selain Allah Subhanahu Wa Ta'ala berati telah meletakkan ibadah bukan pada tempatnya dan memberikannya kepada orang atau sesuatu yang tidak berhak menerimanya, ini merupakan sebuak bentuk kezaliman paling besar.

Dosa besar yang tidak diampuni Allah





Berbuat Syirik berarti juga sudah mengkhianati dan berbuat kurang ajar terhadap terhadap Allah Subhanahu Wa Ta'ala, bagaimana tidak? Allah yang Maha Pencipta semua makhluk, pemberi rizki, yang menghidupkan dan mematikan serta Maha Kuasa atas Segala sesuatu. Sesorang yang berbuat Syirik atau Musyrik menyamakan dengan seseorang atau sesuatu yang tidak memiliki kekuasaan apapun dengan Dzat yang segala sesuatu urusan berada di tangan-Nya.
Adakah sebuah kezaliman yang lebih besar dari perbuatan syirik?
Dua,
Allah telah berfirman bahwa syirik adalah dosa yang paling besar karena dosanya tidak akan diampuni Allah Subhanahu Wa Ta'ala sampai orang yang berbuat dosa tersebut benar-benar bertaubat, Firman Allah dalam QS An Nisa 48:

إِنَّ اللَّهَ لَا يَغْفِرُ أَنْ يُشْرَكَ بِهِ وَيَغْفِرُ مَا دُونَ ذَٰلِكَ لِمَنْ يَشَاءُ ۚ وَمَنْ يُشْرِكْ بِاللَّهِ فَقَدِ افْتَرَىٰ إِثْمًا عَظِيمًا

“Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan Allah, maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar.”

facebok wall taubat dan istighfar




Tiga,
Allah telah mengabarkan bahwa Dia mengharamkan surga bagi seseorang musyrik sehingga ia akan kekal berada di neraka jahanam selama-lamanya, Firman Allah dalam QS Al Maidah 72:

إِنَّهُ مَنْ يُشْرِكْ بِاللَّهِ فَقَدْ حَرَّمَ اللَّهُ عَلَيْهِ الْجَنَّةَ وَمَأْوَاهُ النَّارُ ۖ وَمَا لِلظَّالِمِينَ مِنْ أَنْصَارٍ

Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolongpun.”

Empat,
perbuatan syirik tidak hanya berbuah dosa namun juga akan menghapuskan seluruh amal kebaikan yang telah dikerjakan pelakunya. Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman dalam QS Al Zumar 65:

وَلَقَدْ أُوحِيَ إِلَيْكَ وَإِلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكَ لَئِنْ أَشْرَكْتَ لَيَحْبَطَنَّ عَمَلُكَ وَلَتَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ

Dan sesungguhnya telah diwahyukan kepadamu dan kepada (nabi-nabi) yang sebelummu. “Jika kamu mempersekutukan (Tuhan), niscaya akan hapuslah amalmu dan tentulah kamu termasuk orang-orang yang merugi.”

Dan pada Firman Allah dalam QS Al An'am 88 yang artinya:
"Dan kalau mereka berbuat syirik pasti terhapus apa saja yang telah mereka kerjakan."

Lima,
Seorang musyrik telah halal darah dan hartanya, maksudnya adalah karena sebab kesyirikanya itu maka darahnya halal ditumpahkan dan hartanya disita (dalam situasi perang), Firman Allah dlam QS At Taubah 5:

فَإِذَا انْسَلَخَ الْأَشْهُرُ الْحُرُمُ فَاقْتُلُوا الْمُشْرِكِينَ حَيْثُ وَجَدْتُمُوهُمْ وَخُذُوهُمْ وَاحْصُرُوهُمْ وَاقْعُدُوا لَهُمْ كُلَّ مَرْصَدٍ ۚ فَإِنْ تَابُوا وَأَقَامُوا الصَّلَاةَ وَآتَوُا الزَّكَاةَ فَخَلُّوا سَبِيلَهُمْ ۚ إِنَّ اللَّهَ غَفُورٌ رَحِيمٌ

“Apabila sudah habis bulan-bulan Haram itu, maka bunuhlah orang-orang musyrikin itu dimana saja kamu jumpai mereka, dan tangkaplah mereka. Kepunglah mereka dan intailah ditempat pengintaian. Jika mereka bertaubat dan mendirikan sholat dan menunaikan zakat, maka berilah kebebasan kepada mereka untuk berjalan. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi maha Penyayang.”

Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda:

"Aku perintahkan untuk memerangi manusia sehingga mereka mengucapkan Laa ilaaha Illallah apabila mereka mengucapkannya terlindungi olehku darah dan harta mereka kecuali dengan haknya."
(HR Al Bukhari dan Muslim)

Enam,
syirik menyandang predikat dosa besar yang paling besar, sesuai dengan Sabda Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam dengan jelas dan tegas:

قال صلى الله عليه وسلم: ((ألا أنبئكم بأكبر الكبائر؟)) قلنا: بلى يا رسول الله، قال: ((الإشراك بالله وعقوق الوالدين))

“Maukah kalian kuberitahukan apa dosa yang terbesar?”, Para Sahabat menjawab: Tentunya wahai Rasulullah, maka beliau berkata: “Menyekutukan Allah dan durhaka kepada kedua orangtua”. (HR Bukhari)





Tujuh,
syirik adalah bentuk dari mengurangi dan menganggap cacat kepada Kesucian Allah, secara tidak langsung ini merupakan bentuk penentangan terhadap Allah, dimana Allah telah tetapkan kesucian dan kesempurnaan atas dirinya

Syaikh Al Sa'di menjelaskan hakikat syirik berati menyembah makhluk sebagaimana menyembah Allah Subhanahu Wa Ta'ala, mengagungkan makhluk sebagaimana mengagungkan Allah dan memberikan bagian ibadah yang menjadi kekhususan rububiyah dan uluhiyah Allah kepada makhluk tadi (Tafsir Al Kariim Al Rahmaan 2/499) Sehingga sangatlah pantas syirik menempati dosa besar yang paling besar

Apakah kita sudah selamat dari perbuatan syirik Asghor/kecil?

Ketika kita merasa tidak ikhlas dan ridha menerima ketetetapan Allah yang kadang-kadang sesuatu yang mengecewakan, menyedihkan, putus asa, membuat marah dan lain sebagainya, tidak mampu berpikiran baik kepada Allah dalam menghadapi keadaan seperti apapun, yang demikian ini termasuk perbuatan syirik asghor (kecil)

Demikianlah tujuh alasan atau penyebab dosa syirik adalah dosa yang paling besar, semoga menjadi manfaat bagi kita semuanya.

Semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala meneguhkan hati kita diatas ketauhidan dan menerima amal saleh kita tanpa ada yang terhapus sedikitpun dan semoga Allah melindungi kita dari kesyirikan yang kita sadari dan mengampuni kita dari dosa syirik yang tidak kita mengetahuinya. Wallahu A'lam


Credit:
Ust. Badrul Taman
Syaikh Ali Muhammad Salman Al ‘Ubaidi
alukah.net/sharia/0/70879/

Senin, 04 Juni 2018

Poster Manfaat Tidur Miring Sebelah Kanan



Menindak lanjuti banyak permintaan pembaca, poster mengenai manfaat tidur miring ke kanan sesuai anjuran Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam kali ini sudah bisa anda download. Poster dakwah seri manfaat tidur miring sebelah kanan ini bisa dicetak sampai dengan ukuran A3 atau 42 x 29,7 cm. Kami sediakan 2 alamat link download, apabila link download bermasalah bisa menghubungi parengmatur via halaman kontak.


free islamic poster art download

Poster Dakwah ini bisa anda cetak menggunakan Color Laser Printer maupun dengan Printer Inkjet biasa, atau bisa anda cetak di penyedia jasa cetak digital printing menggunakan bahan kertas Art Paper atau sesuai keinginan. Poster ini sangat bagus ditempel di masjid maupun di rumah, bermanfaat dan Insya Allah menambah pahala..😊

  • Nama File: FreePoster-PM02_Manfaat
  • Format File: JPEG
  • File Size: 4MB
  • Dimensi: 3508 x 4961 pixel
  • Ukuran Maks. Cetak: A3, A3plus (420 x 297 mm)
  • Color: sRGB


Poster dakwah ini bisa anda download secara gratis hanya untuk kepentingan dakwah saja, anda bisa menyebarkan melalui media apapun akan tetapi DILARANG KERAS memperjualbelikan. Hak cipta dilindungi undang-undang.

Semoga Bermanfaat

Jumat, 01 Juni 2018

Renungan Tentang Umur Manusia

umur manusia

Semua makhluk hidup yang ada di dunia akan mengalami kematian, dan itu menjadi sebuah kepastian. Tidak terkecuali manusia. Kehidupan manusia setelah kematian sangat tergantung dengan amal perbuatan yang dilakukan selama di dunia. Manusia yang senantiasa melakukan perbuatan baik dan meninggalkan perbuatan buruk akan mendapatkan balasan kebahagiaan dan kenikmatan yang tiada bandingannya di dunia, begitu juga sebaliknya orang yang selalu melakukan perbuatan buruk dan kemaksiatan akan mendapatkan balasan siksa yang sangat pedih di neraka jahanam.
"setiap orang akan mati seperti dalam keadaan hidupnya dan akan dibangkitkan seperti dalam keadaan matinya"



Hakikatnya kehidupan manusia tidak terus berhenti dengan datangnya kematian atau ajal. Kehidupan yang sesungguhnya justru dimulai setelah kematian. Kehidupan di dunia hanyalah merupakan persinggahan sementara sebagai bekal manusia menghadapi kehidupan yang sesungguhnya. Al Qur'an dan hadits banyak memberikan pemahaman tentang kehidupan yang akan dijalani manusia setelah kematian. Yang tujuanya agar manusia senantiasa sadar akan tugas dan maksud akan penciptaannya. Renungan tentang umur manusia memberikan pemaparan yang sistematis tentang tahapan kehodupan manusia, mulai dari dalam kandungan, kehidupan di dunia, alam kubur, hari kebangkitan hingga penentuan manusia akan menjadi ahli surga atau ahli neraka.

Dengan memahami apa yang ada dalam Al Qur'an dan hadits memberikan kejelasan akan nasib manusia pada setiap fase kehidupannya. Tujuannya untuk memberikan panduan apa yang seharusnya dikerjakan manusia dalam setiap fase kehidupannya. Jangan sampai manusia menderita setelah kematiannya.



"Barangsiapa berjalan untuk menuntut ilmu maka Allah akan memudahkan baginya jalan ke Syurga" (Hadits Riwayat Muslim)

 "Barangsiapa memberikan petunjuk kebaikan, maka baginya akan mendapatkan ganjaran seperti ganjaran yang diterima oleh orang yang mengikutinya dan tidak berkurang sedikitpun hal itu dari ganjaran orang tersebut"(Hadits Riwayat Muslim)

Selasa, 29 Mei 2018

Tips Menjaga Hati

Dalam Islam kedudukan hati sangatlah penting dan agung. Hati menjadi standar kebaikan amal perbuatan manusia, hati menjadi ibarat pemimpin bagi anggota badan yang lain. Baiknya hati akan mempengaruhi baiknya amalan badan demikian juga buruknya hati akan berpengaruh pada buruknya amalan badan atau perbuatan. Demikian juga dengan tingkatan amal perbuatan, amalan hati mempunyai nilai pahala yang lebih besar daripada amalan badan lain, namun juga dosa hati lebih besar dari dosa anggota badan lain. Maka dari itu kita mengetahui bahwasanya dosa kufur dan kemunafikan lebih besar daripada dosa zina, riba, judi dan lain sebagainya. Oleh karena itu sangatlah penting kita menjaga hati supaya terhindar dari dosa besar, dan berikut ini :

menjaga hati, tips hati, tips menjaga hati, jagalah hati



Tips Menjaga Hati

Senantiasa ikhlas dan sabar menjalani hidup dan selalu beribadah dengan niat semua untuk Allah Subhaanahi wa Ta'ala. Bersyukur atas rahmat, hidayah dan karunia dalam hidup kita semua datang atas kehendakNya serta bersabar jika ditimpa musibah, karena musibah yang menimpa kita merupakan ujian dari Allah bagi orang yang benar-benar dicintai Allah.

Memperbanyak membaca Al Qur'an di setiap waktu secara teratur dan terencana baik di waktu pagi, siang, sore terlebih di malam hari. Memahami isi kandungan dalam Al Qur'an dan menerapkannya dalam setiap kegiatan sehari-hari dengan sebaik mungkin serta terus meningkatkannya dari waktu ke waktu.

Menjalankan ibadah puasa sunnah karena puasa merupakan ibadah yang akan melatih diri kita untuk bisa lebih bersabar dan menahan hawa nafsu. Dengan berpuasa kita juga menjaga tubuh kita dari segala jenis makanan dan minuman yang mengandung zat berbahaya bagi kesehatan.

Melawan hawa nafsu dengan semangat dan usaha yang lebih keras. Membendung segala bentuk keinginan dan syahwat yang akan menjerumuskan kita dalam perbuatan dosa diantaranya mudah marah, pelit atau kikir, malas dan lainnya.

Mengingat kembali apa sejatinya yang menjadi tujuan hidup kita di dunia dengan selalu berdzikir dan berdoa sesuai sunnah. Bersolawat pada setiap waktu dan kesempatan untuk menjaga agar iman selalu kuat. Berusaha dengan istiqomah dzikir setiap saat kapanpun dan dimanapun kita berada.
"orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram" (Thaa-Haa 130)




Ini yang paling penting, yaitu istiqomah. Salah satu bentuk ibadah yang sangat disukai Allah adalah ibadah yang dilakukan secara terus menerus walaupun cuma sedikit/sebentar. Seperti sebuah batu yang ditetesi air, lambat laun batu itu akan membekas bahkan sampai berlubang, beda dengan apabila batu tersebut di siram dengan air dalam jumlah besar, kemungkinan besar batu hanya akan hanyut sebentar, namun masih utuh. Berlatihlah melakukan ibadah secara istiqomah dengan mempergunakan waktu dengan sebaik mungkin, hindari dan tinggalkan kebiasaan memboroskan waktu atau bahkan membuang waktu dengan kegiatan yang tidak ada manfaatnya. Berlatih sedekah secara rutin, membuat perencanaan dengan menyisihkan sedikit uang/harta. Seiring waktu mulai ditambah frekuensi dan jumlahnya.

Adakalanya kita akan merasa malas dan menurun dalam melakukan ibadah, untuk menghindari hal ini carilah kisah-kisah inspiratif  dari para sahabat Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wassalam, para tabi'in serta tokoh-tokoh inspiratif lainnya. Baik dengan membaca buku maupun lewat sosial media maupun halaman internet

Berkumpul dengan orang-orang shalih
"agama sesorang itu sesuai dengan agama teman dekatnya, maka hendaknya kalian memperhatikan siapa yang menjadi teman dekatnya"
Hadits Riwayat Abu Dawud, At Tarmidzi, Al-Hakimdan Ahmad.
Mulailah dari sekarang kita memperhatikan dengan siapa saja kita bergaul, tinggalkanlah teman yang tidak membawa kebaikan, dan mebiasakan diri untuk bergaul dengan orang-orang yang baik agamanya atau shalih, dengan bergaul dengan mereka orang-orang yang shalih perlahan kita juga akan menjadi baik seperti mereka.


Demikianlah beberapa tips yang bisa kita lakukan agar hati kita senantiasa bersih, terhindar dari penyakit hati, jauh dari perbuatan-perbuatan yang akan menjerumuskan kita pada dosa.

Kamis, 24 Mei 2018

Poster Gratis Khutbah Terakhir Rasulullah



 Download Gratis Poster Khutbah Terakhir Nabi Muhammad SAW

Download gratis Poster Khutbah Terakhir Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi Wa Sallam sebelum beliau wafat. Silakan download dan cetak menggunakan printer biasa maupun Digital Laser sampai ukuran maksimal A3.


Link
Download

Nama File
Download via Google Drive
Download via Mediafire

FreePoster-PM01_Khutbah.zip
File Size2 MB
Dimensi3508 x 4961 px
Ukuran CetakA3 ( 42 x 29,7 cm )
ColorsRGB


Jumat, 16 Maret 2018

Pahami dengan Teliti Pesan Terakhir Rasulullah Sebelum Wafat


Khutbah Terakhir Rasulullah


Pesan atau wasiat terakhir Rasulullah ini disampaikan pada saat melaksanakan Ibadah Haji Wada' atau dikenal juga dengan Haji Perpisahan Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam. Khutbah ini disampaikan pada 9 Zulhijjah, Tahun 10 Hijriyah (6 Maret 632) di Lembah Uranah Gunung Arafah. Beliau mengumumkan niatnya untuk malaksanakan Haji Wada' ini 25 Dzulqaidah 10H atau setahun sebelum beliau wafat.

Dari Imam Muslim meriwayatkan dengan sanadnya dari Jabir ra, ia berkata “Selama 9 tahun tinggal di Madinah Munawwarah, Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam belum melaksanakan Haji. Kemudian pada tahun kesepuluh beliau mengumumkan hendak melakukan haji. Maka berduyun-duyun orang datang ke Madinah, semuanya ingin mengikuti Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam dan mengamalkan ibadah haji sebagaimana amalan beliau.”



Diriwayatkan jamaah haji pada tahun tersebut berjumlah 100.000 dan ada pula yang menyebutkan bahwa Ibadah Haji yang dipimpin langsung Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam tersebut mencapai 114.000 jamaah. Pada 8 Zulhijjah Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam berangkat menuju Mina, bermalam dan menunaikan Sholat Subuh. Setelah matahari terbit Beliau berangkat menuju Arafah dan setelah matahari bergeser condong ke barat Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam mulai memberikan Khutbah disebuah tempat bernama Namirah, dan berikut ini isi pesan atau Khutbah terakhir Rasulullah:

Wahai manusia dengarkanlah baik-baik apa yang hendak aku katakan, aku tidak mengetahui apakah aku dapat bertemu kembali dengan kamu semua selepas tahun ini. Oleh karena itu dengarkanlah dengan teliti kata-kataku ini dan sampaikanlah kepada orang-orang yang tidak dapat hadir disini pada hari ini.

Wahai manusia, sebagaimana kamu menganggap bulan dan kota ini suci, maka anggaplah jiwa dan harta setiap Muslim sebagai amanah suci. Kembalikanlah harta yang diamanahkan kepada kamu kepada pemiliknya yang berhak. Janganlah kamu sakiti siapapun agar orang lain tidak manyakiti kamu lagi. Ingatlah bahwa sesungguhnya kamu akan menemui Tuhan kamu dan Dia pasti membuat perhitungan atas segala amal perbuatan kamu. Allah telah mengharamkan riba, oleh karena itu mulai saat ini segala urusan yang melibatkan riba hendaklah dibatalkan.

Berwasapadalah terhadap syaitan demi keselamatan agama kamu. Dia telah berputus asa untuk menyesatkan kamu dalam perkara-perkara yang besar, maka berjaga-jagalah supaya kamu tidak mengikutinya dalam perkara-perkara yang kecil.

Wahai manusia sebagaimana kamu mempunyai hak atas isteri kamu, mereka juga mempunyai hak atas kamu. Sekiranya mereka menyempurnakan hak mereka atas kamu, maka mereka juga berhak untuk diberi makan dan pakaian dalam suasana kasih sayang. Layanilah wanita-wanita kamu dengan baik dan berlemah lembutlah terhadap mereka karena sesungguhnya mereka adalah teman dan pembantu kamu yang setia. Dan hak kamu atas mereka ialah mereka sama sekali tidak boleh mengizinkan masuk orang yang tidak kamu sukai ke dalam rumah kamu dan mereka dilarang melakukan zina.

Wahai manusia, dengarkanlah baik-baik kata-kataku ini, sembahlah Allah, dirikanlah sholat lima kali sehari, berpuasalah di bulan Ramadhan, dan tunaikanlah Zakat dari harta kamu. Kerjakanlah Ibadah Haji sekiranya kamu mampu. Ketahuilah bahwa setiap Muslim adalah saudara kepada Muslim yang lain. Kamu semua adalah sama, tidak seorangpun yang lebih mulia dari yang lainnya kecuali atas dasar taqwa dan amal sholeh.

Ingatlah bahwa kamu akan menghadap Allah pada suatu hari untuk dipertanggung-jawabkan diatas segala apa yang telah kamu kerjakan. Oleh karena itu awasilah agar jangan sekali-kali kamu keluar dari landasan kebenaran setelah ketiadaanku.

Wahai manusia, tidak ada lagi Nabi atau Rasul yang akan datang selepasku dan tidak ada lain agama baru. Oleh karena itu wahai manusia, nilailah dengan betul dan fahamilah kata-kataku yang telah aku sampaikan kepada kamu. Sesungguhnya aku tinggalkan kepada kamu dua perkara yang sekiranya kamu berpegang teguh dan mengikuti keduanya, niscaya kamu tidak akan tersesat selama-lamanya. Itulah AL QUR'AN dan SUNNAHKU.

Hendaklah orang-orang yang mendengar ucapanku ini, menyampaikan pula kepada orang lain. Semoga yang terakhir lebih memahami kata-kataku dari mereka yang mendengar dariku secara langsung. Saksikanlah Ya Allah, bahwasanya telah aku sampaikan risalahMu kepada hamba-hambaMu.

Setelah menyampaikan Khutbah tersebut, turunlah Firman Allah:
"Hari ini telah Aku sempurnakan bagimu agamamu, dan telah Aku cukupkan nikmat-Ku atas kamu dan Aku Ridho Islam menjadi agama bagimu"
(QS Al Maidah Ayat 3)

Setelah mendengar Wahyu ini sahabat Abu Bakar Radi-Allahu anhu menangis terisak-isak, karena dia memahami bahwa jika suatu misi telah disempurnakan menandakan si pembawa misi tersebut akan segera kembali kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala

(Riwayat Al Bukhari, Muslim, Tarmizi, Abu Daud, Ibn Maajah dan lain-lain)

Download Gratis Poster Islami